Skip to main content

Sistem Proteksi pada Kilang Migas

Sistem proteksi merupakan sistem yang digunakan untuk melindungi personil, kilang, property, dan lingkungan dari bahaya yang mungkin timbul akibat kegiatan-kegiatan yang dilakukan diperusahaan.Sistem proteksi ini dibuat unutuk mencegah terjadinya kejadian-kejadian bencana mulai dari bencana kecil hingga yang bersifat catasthropic. Dalam industri Migas, system proteksi disusun betingkat sehingga dapat meminimalisasi terjadinya bencana. Tingkatan system proteksi tersebut secara umum dapat diamati melalui gambar berikut.
Gambar 1. Tingkatan Proteksi pada Kilang Migas

1. Process Plant Design
Keamanan sejak awal menjadi perhatian khusus dalam perancangan pabrik.System ini merupakan tindakan pencegahan yang paling awal dilakukan.Perancangan desain yang memperhatikan factor safetydapat mengurangi resiko bencana, dan mengurangi biaya perawatan dan operational.

2. Process Control System
Sistem ini merupakan tingkat proteksi yang dilakukan untuk mencegah bencana dengan cara menjaga variable-variabel proses agar tetap aman. Lapisan proteksi ini dirancang otomatis untuk menjaga proses terutama variable-variabel kritis seperti flow, pressure, level dan temperature.

3. Alarm System
Sistem alarm ini digunakan untuk memberi peringatan kepada operator atau personil kilang bahwa basic process control system  tidak berjalan dengan semestinya, contohnya ketika variable proses menjadi high atau low condition. Sistem dapat dipasang pada DCS (distributed control system), PLC (programmable logic controller), atau dapat dilakukan pengakabelan langsung pada sensor sehingga system dapat berfungsi dengan baik sebagai annunciator alarm.

4. Process Shutdown System
PSS merupakan dinding proteksi yang lebih tinggi yang berguna untuk mencegah bahaya apabila operator gagal membenahi kilang dalam jangka waktu tertentu. Sistem ini secara otomatis akan membuat komponen trip/shutdown sehingga potensi bahaya dapat direduksi.

5. Fire and Gas System
Sistem ini berfungsi untuk mengisolasi daerah bencana dan mencegah bencana menyebar luas ketempat lain disekitarnya. System ini dilengkapi beberapa sensor yaitu fire, heat, spill, smoke, dan gas concentration sensor. Aktuatornya berupa systemwater sprayer. Cara kerja water sprayer ini adalah dengan menyemprotkan air ke plant sekitar untuk mendinginkan dan mencegah luasnya api.

6. ESD & EDP
Tingkat proteksi yang paling tinggi pada kilang Migas adalah ESD (emergency shutdown) &EDP (emergency depressurization).System ini berdiri sendiri  terpisah dengan PSS (process shutdown system) dan ESD & EDP ini tidak akan terganggu apabila PSS diaktifkan.

Sistem ESD (emergency shutdown) &EDP (emergency depressurization) adalah system yang digunakan untuk menghentikan proses secara dan mengisolasi proses dari hubungan dan aliran inlet maupun outlet untuk mitigasi dari potensi bahaya dan hal buruk yang tidak diinginkan. Tujuan dari implementasi system ini adalah untuk melindungi peralatan kilang dan properti perusahaan lainnya dari kerusakan, melindungi personil dari luka dan kematian, serta mencegah kerusakan lingkungan akibat dari bahaya non proses seperti kebakaran, kebocoran hydrocarbon, ledakan, serangan udara, dsb.

Comments

Popular posts from this blog

Distributed Control System (DCS) Yokogawa Centum CS3000

Berikut ini adalah penjelasan dari Distributed Control System (DCS) secara umum. DCS merupakan sistem pengendalian dengan metode pendistribusian pada unit-unit kontrol, dimana setiap unit kontrol ini dapat mengendalikan beberapa loop yang berbeda. DCS mampu mengumpulkan atau mengakuisisi data dari lapangan (field) dan menentukan keputusan yang akan dibuat berdasarkan hasil pengolahan data yang diterima oleh moduleinput-nya. Data-data yang telah diperoleh tersebut kemudian dapat disimpan yang nantinya dapat digunakan untuk keperluan analisis, penentuan, prediksi, dan lain sebagainya. DCS dilengkapi dengan sistem back-up (unit siaga pengganti) yang akan mengambil alih tugas pengendalian apabila terdapat salah satu microprocessor yang gagal (fail). Keuntungan dari sistem ini adalah apabila salah satu kontroler yang rusak maka hanya akan berpengaruh pada beberapa loop sementara loop yang lain tidak akan berpengaruh sehingga tidak akan mengganggu proses produksi secara keseluruhan. Int...